Monday, October 18, 2021

Dulu dan Sekarang
Ina Harjadi
 18 Oktober 2021

Pandemi virus covid 19 membuat banyak perubahan di berbagai sektor kehidupan ini termasuk di dunia pendidikan. Guru adalah salah satu bagian terpenting dalam pengembangan pendidikan. Guru yang professional dan dapat menjalankan peran guru secara utuh sebagai pendidik, pengajar dan pembimbing akan menjadikan atau mencetak generasi penerus bangsa yang tidak ketinggalan, kritis, terampil memecahkan masalah, kreatif dan inovatif.

Kesadaran ini, membuat saya, seorang guru di Early Years dengan sadar diri, terbuka dan tanpa paksaan untuk belajar dan bertransformasi untuk menjadi guru profsional yang modern, guru yang bisa memenuhi kualifikasi sebagai   guru abad 21. Transformasi atau perubahan  yang saya lakukan, tidak mudah. Sampai saat inipun, semua masih berproses, masih belajar, melakukan trial & error, banyak bertanya dan terus mencoba.

Dulu, pembelajaran aktif dan kreatif dilaksanakan dengan menggunakan kertas kerja, gambar, video, benda langsung, demo teaching, praktek langsung, metode bercerita, metode role play , mengalami langsung, dan lain lain. Persiapan yang dilakukan agar siswa aktif,  mengalami langsung, bekerja sama, kreatif dan inovatif, sedangkan teknologi bukan menjadi media atau sarana utama.

Sekarang, saya melakukan yang dulu dilakukan dengan ditambah eksplorasi , inovasi, kreasi pembelajaran dengan teknologi menjadi media yang paling menunjang. Perubahan pembelajaran offline ke online dan teknologi yang berkembang dengan luar biasa menjadikan kegiatan yang inovatif harus dilakukan. Kegiatan pembelajaran dengan siswa tetap di rumah dan guru di sekolah adalah menjadi usaha yang luar biasa dari guru untuk mempersiapkan materi, media dan sarana pembelajaran yang mendukung guna lancarnya kegiatan pembelajaran online. Pengaplikasian berbagai teknologi  adalah keharusan yang tidak bisa ditawar lagi.

Semoga Tuhan yang Maha Esa selalu memudahkan dan meridhoi langkah-langkah saya sebagai usaha melakukan yang terbaik dalam mendidik siswa-siswa generasi bangsa. Aamiin.

 


4 comments:

  1. Wow... bisa jadi 1 artikel nih .... Senang sekali mendengar cerita ibu Ina... seorang guru PAUD yang sadar diri, terbuka dan tanpa paksaan untuk belajar dan bertransformasi untuk menjadi guru profsional yang modern.

    Ibu Ina secara tidak langsung sudah siap dan bisa memenuhi kualifikasi sebagai guru abad 21. Transformasi atau perubahan yang ibu lakukan yang ternyata tidak mudah dan penuh perjuangan ternyata sudah terlihat hasilnya di 3 bulan ini. Tentunya semua ini masih berproses, saya yakin dengan keinginan ibu yang terus ingin belajar, melakukan trial & error, banyak bertanya dan terus mencoba, ibu akan menjadi guru yang disenangi siswa-siswinya.
    Keep learning!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih Ibu Capri. Sangat senang mengenal Ibu Capri dan dapat belajar tentang banyak hal.

      Delete
  2. Saya sangat terharu dengan cerita ms Ina. Karena ms Ina adalah guru di TK Puhua paling lama, mulai dari tahun 2006. Selama ini Puhua School sudah berubah banyak, dan menghadapi kondisi beda beda. Walupun ms Ina dulu sering bilang "Saya sudah tua, tidak bisa belajar cepat." , tertapi ms Ina sebenarnya bisa belajar terus untuk menyusuaikan diri dengan berubahan sekolah. Semua belajar perlu proses, usia tidak masalah, yang penting kemauannya.
    Saya bisa lihat kemauannya ms Ina, hasil belajar dan kerja kerasnya. Senang sekali guru TK kita seperti ms Ina. Semangat terus Ms Ina!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Xie Xie Laoshi...banyak belajar juga dari Xq ls, tentang kerja keras, ketelitian dan pantang menyerah.

      Delete

  Guru Menulis Guru Menginspirasi Feedback PD oleh Mr. David Ludiranto   Puhua School secara konsisten dan terus menerus melaksanakan ...